Tak Bisa Lagi

Sayup-sayup pancaran sinar matahari, merebak hening silauan dari papasan daun pepohonan. Bergerak lamban senada dengan hembusan angin, berhempasan suara riuk ranting-ranting kecil. Menafikan batang patah, retak oleh deras luapan angin.

Satu persatu pun daun tua jatuh, membumbung tanah terasuk keringan. Nampak telanjang tanpa busana, tanpa sedikitpun rasa kehawatiran. Beradegan model kadaluarsa, tersohor tapi terlupakan.

Sudah terjadi, tak akan bisa lagi. Bukan tak berupaya, tapi tak berdaya. Kisah yang nyata tanpa bukti, terekam namun tak abadi. Kini harapan berujung kerindangan pada kemustahilan.

By’ Parle

Related Posts

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.