Tak Bertemu Bupati, ASNP Segel Proyek Reklamasi Pantai Majene

Makassar, Cakrawalaide.comTak berhasil bertemu Bupati dan Wakil Bupati Majene, massa aksi kemudian kembali ke lokasi Reklamasi di Cilalla Kecamatan Banggae untuk melakukan penyegelan.

“Seharusnya ini sudah menjadi konsekuensi logis bagi pemerintah. Saat Bupati dan Wakil Bupati secara bersamaan tidak berada di tempat, maka harus ada yang bertanggungjawab. Saat dengar pendapat bersama dengan pegawai pemerintahan, kami menang secara argumentasi, tapi tidak ada satupun yang berani menerima tuntutan kami,” ungkap Muhlis kepada Cakrawalaide.com, Sabtu (24/08/2019).

Muhlis juga menuturkan bahwa proyek reklamasi berkonsep Water Front City tidak memikirkan kesejahteraan masyarakat pesisir

“Kami ingin menyampaikan secara lansung kepada Bupati dan Wakil Bupati Majene terkait tuntutan kami bahwa kami mendesak untuk segera mencabut izin Reklamasi berkonsep Water Front City ini. Karena menimbun sama halnya dengan manutup mata pencaharian nelayan.  Kalaupun pemerintah berniat membuat tanggul, atau apapun itu seharusnya didiskusikan terlebih dahulu dengan warga. Tidak serta-merta langsung berbuat, tapi sayangnya beliau tidak berada ditempat,” ujar Jendlap itu.

Ia juga berharap kedepannya penyegelan mereka tidak hanya berupa simbol. Namun nantinya akan memiliki kekuatan hukum yang tetap dan mengikat.

Tidak sampai disitu, ASNP juga melakukan edukasi kepada masyarakat pesisir tentang kesadaran politik. Hal ini dianggap penting, mengingat minimnya keterlibatan warga dalam pengawalan kebijakan

Zulkarnain yang ikut bergabung dalam aliansi, membenarkan adanya wadah edukasi bagi masyarakat pesisir

“Selain memberikan advokasi, kami juga mengedukasi masyarakat tentang kesadaran politik dan pemahaman hukum. Dengan demikian masyarakat tidak akan mudah dibodoh-bodohi dengan dalih program pemerintah,” pungkasnya.

Penulis : Raa
Red : Pade Salay

Related Posts

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.