Represifitas Aparat Kembali Warnai Aksi Demonstrasi, Aliansi Mahasiswa UNM : Itu Makanan Sehari-hari Aparat

Penulis : Muhammad Raihan Rahman

Makassar, CakrawalaIde.com – Peringatan Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada tanggal (02/05) di tuai berbagai kejadian oleh berbagai kalangan, tak terkecuali dari Aliansi Mahasiswa UNM.

Sejumlah tindakan represif dilakukan Aparat Kepolisian terhadap Aliansi Mahasiswa UNM, mulai dari intimidasi hingga penangkapan paksa, sebanyak 9 korban mengalami hal tersebut.

Merespon hal ini, Aliansi Mahasiswa UNM mengadakan Konfrensi Pers yang berlokasi di Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negri Makassar, Jln. Gunung Sari, Senin (03/05/2021).

Berbagai perwakilan organisasi yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa UNM turut hadir untuk memberikan klarifikasi atas kejadian peringatan Hardiknas. Ikhsan selaku moderator memulai dengan mengantarkan alasan diadakannya konfrensi pers.

“Diadakannya ini sebagai bentuk klarifikasi terhadap Aksi dari Aliansi Mahasiswa UNM sewaktu memperingati Hardiknas kemarin yang berujung represifitas aparat terhadap massa aksi,” Ujarnya membuka Konferensi Pers.

Setelah itu, moderator mengalihkan ke perwakilan organ yang terlibat untuk mengemukakan pendapatnya, dimulai dari BEM FIS UNM, BEM FIP UNM, BEM FE UNM, BEM FMIPA UNM, BEM FBS UNM, HMJ PKO FIK UNM, HMJ PJKR FIK UNM.

Seluruh perwakilan organ mengecam tindakan Aparat Kepolisian yang menanggapi penyampaian aspirasi mahasiswa dengan tindakan kekerasan.

Fahmi salah satu perwakilan, dirinya mengaku menyayangkan perlakuan aparat itu, karna tugas kepolisian yakni mengayomi, keamaan dan ketertiban umum.

“Kami sekedar memperingati Hari Pendidikan Nasional, dan kepolisian mencederai UU pasal 30 ayat 4 mereka ketika ada aksi demonstarsi yang dilakukan baik mahasiswa maupun masyarakat sipil,” Tuturnya.

Lanjut dia menambahkan , adapun upaya yang dilakukan terkait dengan korban yang di represif. “Untuk sementara aliansi akan melakukan propaganda di media, melalukan pengecaman, terkait tindakan represifitas aparat,” Tutup Nya.

Editor: Munes

Related Posts

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: