Niat Selamatkan Warga, Mahasiswa UMI Jadi Korban Kekerasan Polisi

Makassar, cakrawalaide.com- Mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) turut jadi korban pemukulan Aparat Kepolisian. Fikran, mahasiswa Fakultas Teknik (FT) Jurusan Elektro angkatan 2017.

Kejadian itu bermula saat Fikran hendak menyelamatkan Ibu dan Anak yang terkena gas air mata saat aksi Hari Tani Nasional (HTN) 2019, di depan Mall Nipah, Pada Selasa (24/9/2019).

“Ketika Polisi menembakkan gas air mata, ada ibu-ibu sama anaknya melintas, langsung terkena gas air mata, jadi saya pergi tolong. Pas saya bawa ke bengkel di situmi saya ditangkap,” ungkapnya.

Usai ditangkap, ia mengungkapkan dirinya dipukuli di depan bengkel, kemudian disekap dalam mobil Patroli.

“Saya tidak tahu apa-apa, langsung jaka dipukuli, baru na kasih masukma dalam mobil Patroli. Di dalam mobil, paling parah saya dipukuli,” tambah Fikran.

Mahasiswa Angkatan 2017 itu juga membeberkan ada mahasiswa lain yang juga ikut ditangkap bersamanya di dalam mobil tersebut.

“1 anak UNHAS, 2 anak UMI, 3 anak UNIBOS, kalau dari UMI itu satu anak FAI, 2 dari FT termasuk saya sendiri,” tutupnya.

Korban kini mengalami bocor pada kepala, serta tangan yang lebam-lebam.

 

Penulis : Shim

Editor :  Cuncung

Related Posts

Leave A Comment