HMJ PGMI FAI UMI dan Lingkar Aksi Sosial Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Jeneponto

Penulis: Fahri Fajar

Cakrawalaide.com – Himpunan Mahasiswa Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiah (PGMI) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muslim Indonesia (UMI) salurkan bantuan sembako kepada korban banjir di Desa Rumbia, Kecamatan Rumbia, Jeneponto, Selasa (16/6/2020).

Kegiatan itu sebagai bentuk kepedulian dengan langsung mendatangi lokasi terdampak banjir dengan membawa sembako dan bantuan lainnya, seperti baju bekas dan uang tunai kepada warga yang menjadi korban.

Menurut Muh Faisal selaku Ketua Umum HMJ PGMI, hal tersebut merupakan salah satu program kerja dari PGMI, yaitu bakti sosial oleh Divisi Humas dan Advokasi dengan tujuan membantu masyarakat yang membutuhkan dan yang menjadi korban banjir.

“Tujuan kegiatan ini juga adalah wujud kepedulian kami, khususnya mahasiswa PGMI, secara umum untuk membantu sesama lewat pemberian sembako dan bantuan lainnya, serta kami harap kedatangan kami bisa memberi semangat kepada warga kembali setelah mendapatkan musibah berupa banjir yang memakan korban jiwa ,” ujarnya.

Sembako yang dibagikan berupa beras, mie instan, minyak goreng, telur, dan aneka cemilan juga bantuan pakaian. Hal itu didapatkan dari hasil open donasi dengan menyebar pamflet di media sosial serta hasil sumbangan dari pengurus.

“Kami juga bekerja sama dengan beberapa komunitas yang tergabung dalam Lingkar Aksi Sosial yang terdiri dari Himahesra Unismuh, Guru untuk bangsaku, sokola kaki langit, Beasiswa 1000, Sokola Inspirasi Alam, Koin Untuk Negri, Sokola Cendekiawan pesisir, Teras Maroa, Palang Merah Indonesia, Sedekah Makanan Indonesia, Dunia literasi, Makassar Bergerak, Insight Counseling, Dompet Duafa Volunterr dan Maros Berbagi untuk mempermudah kegiatan ini,” ungkap Ical sapaannya.

Ia juga berharap semoga apa yang diberikan, bisa berguna dan bermanfaat sehingga bisa meringankan beban masyarakat yang menjadi korban bencana banjir.

“Kegiatan kemanusiaan seperti ini sudah menjadi tanggung jawab kita semua, apalagi sebagai Lembaga kemahasiswaan, yang harus senantiasa harus berbaur dan merasakan penderitaan rakyat,” tutupnya.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: