API Kampus Duduki LLDIKTI Sulsel, Menuntut Cabut SK DO 11 Mahasiswa STIMIK Akba

Penulis: Affif syah

Makassar, Cakrawalaide.com – Aliansi Pro Demokrasi (API) Kampus kembali mendatangi kantor LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi Selatan (Sulsel), di Jalan Bung, Kecamatan Tamalanrea, Selasa (31/12/2019).

API Kampus menuntut dicabutnya Surat Keputusan Drop Out (SK DO) 11 Mahasiswa STIMIK AKBA Makassar tanpa syarat.

Sebelumnya, pada jumat (27/12) API Kampus bersepakat dengan LLDIKTI WIlayah IX Sulsel untuk menggelar mediasi dengan menghadirkan pihak birokrasi STIMIK Akba.

Fahri selaku Jendral Lapangan (Jendlap) menerangkan maksud kedatangan mereka adalah untuk menagih janji pihak LLDIKTI.

“Kami datang menagih janji pihak LLDIKTI yang ingin memfasilitasi mediasi antara korban Drop Out dan pihak birokrasi STIMIK Akba,” terang Jendlap API Kampus.

Lanjut, Fahri menjelaskan perihal sanksi berupa DO yang diterima 11 Mahasiswa STIMIK Akba tersebut, cacat secara prosedural dan tidak berdasar.

”Pihak STIMIK Akba menuding mereka melakukan pelanggaran kode etik kampus yang dibuktikan lewat video dan foto serta keterangan saksi, tapi sampai detik ini bukti-bukti itu tak pernah diperlihatkan kejelasannya,” jelas Fahri.

Mediasi API Kampus dan birokrasi STIMIK Akba

Sebelum mediasi berlangsung, sempat terjadi adu mulut antara massa aksi dan pihak LLDIKTI. Hal ini terjadi lantaran molornya jadwal mediasi, juga ketidak sesuaian jumlah massa aksi yang diizinkan untuk melakukan mediasi.

Sementara itu, hingga mediasi berlangsung antara  mahasiswa STIMIK Akba yang menjadi korban DO dan aliansi API Kampus bersama pihak birokrasi kampusnya, massa aksi tetap melakukan pendudukan di pelataran kantor LLDIKTI Wilayah IX Sulsel.

Editor : Chung

Related Posts

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: