Aksi Tuntut Penuntasan Kasus Randi dan Yusuf Dianggap Belum Selesai

Penulis : Muhammad Reihan

 

Makassar, CakrawalaIde– Aliansi Mahasiswa Sulawesi Tenggara turun ke jalan untuk menuntut kasus pembunuhan Randi dan Yusuf yang tewas terbunuh tepat setahun yang lalu, Jln. Halu Oleo,Kota Kendari, Sabtu (26/09/2020)

Koordinator aksi Kamisan Sulawesi Tenggara, La Ode Muhammad Safaat menjelaskan jika teman yang hadir dalam aksi kemarin memiliki hak masing-masing. Ada baiknya negara merepon aspirasi dan pendapat yang diurakan oleh massa aksi.

“Tidak ada yang salah dari teman teman yang kemarin berunjuk rasa karna itu haknya teman teman. Semestinya, negara merespon dengan hal hal tidak bisa memancing atau pun memancing yang bisa melakukan tindakan tindakan anarkistik,”terangnya.

Dia melanjutkan jikalau tuntutan kawan kawan diterima dengan baik, kejadian di kota Kendari itu mungkin tidak terdengar jika seandainya pihak Polda Sultra mereponnya dengan baik.

“tapi faktanya juga kita cuman ingin bercerita dan meminta tanggapan Kapolda melapor meminta keterangan terkait perkembangan kasus perkembangan Randi dan Yusuf.Tapi kepolisian merespon dengan menerbangkan helicopter di tengah massa aksi hingga teman-teman bubar terganggu oleh debu dikarenakan kibasan helicopter tersebut,” keluhnya.

Perwakilan dari keluarga besar Randi dan Yusuf yang tidak ingin disebutkan namanya itujuga menyayangkan hal ini karena pihak kepolisian terkesan loyo dan mencoba bermain petak umpet terkait informasi penting kasus dua aktivis di Sulawesi tenggara ini. Secara transparan juga menampakkan watak otoriter juga terhadap rakyatnya yang beraspirasi.

“Negara tidak mengamini tindakan kekerasan terhadap rakyatnya dan tidak menjunjung nilai nilai Hak Asasi Manusia.”tegasnya.

Mereka pun berharap kasus terbunuhnya Randi dan Yusuf ini segera dituntaskan.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: