12 Pendemo UU Ciptaker Masih Ditahan, Massa Gelar Aksi Solidaritas

Penulis: Amdi Hamdani

Makassar, Cakrawalaide.com – Dua belas orang demonstran tolak omnibus law UU Cipta Kerja masih ditahan pascaaksi di depan kampus UNM yang berujung kerusuhan, Jl. A. P. Pettarani, Kamis (22/10/2020) malam.

Lantaran itu, puluhan orang masih bertahan di depan Polrestabes Makassar, Jl. Ahmad Yani, mereka tergabung dalam “Aksi Solidaritas Bebaskan Kawan Kami”, Sabtu (24/10).

Anzar, selaku penasehat hukum yang tergabung dalam Koalisi Advokat Bantuan Hukum Rakyat (Kobar), menuturkan bahwa sampai saat ini dua belas orang yang ditahan sudah dinaikkan statusnya menjadi tersangka.

“Informasi yang kami dapatkan dari kanitnya, semua yang ditahan sudah dinaikkan statusnya menjadi tersangka. Mereka adalah Agung Maulana Mashalim, Alim Alfaridzi, Muhammad Syahrul, Ilham Rusman, A. Muh. Taufik, Muh Rezky Masa (anak dibawah umur), Fachri (anak dibawah umur), Muh.Akbar Nugraha, Muh.Maulana Ali Yahya, A. Muh. Rifat, Rizky, dan Ijul,” tutur Anzar.

Kedua belas orang yang statusnya sudah menjadi tersangka dijerat Pasal 187 ayat (1) tentang kejahatan yang membahayakan keadaan umum, KUHPidana subs 170 ayat (1) tentang Kejahatan terhadap ketertiban umum juncto. Pasal 55, 56 KUHPidana tentang melakukan tindak pidana secara bersama-sama.

“Mereka dijerat Pasal 187 ayat (1) KUHPidana subs 170 ayat (1) jo. pasal 55, 56 KUHPidana,” ungkapnya.

Dari pantauan CakrawalaIDE, terlihat massa aksi membentangkan spanduk bertuliskan “Bebaskan Kawan Kami”.

Indah, salah satu peserta aksi merasa ada kejanggalan terkait status tersangka dari dua belas orang yang ditahan saat ini.

Kondisi mobil ambulans partai Nasdem yang dirusak OTK pada demo penolakan omnibus law, Kamis (22/10).

Menurutnya kerusakan mobil ambulans dan penyerangan kantor Nasdem bukanlah disebabkan oleh massa dari mahasiswa.

“Apakah kepolisian punya bukti yang kuat tentang status tersangka terhadap dua belas orang yang ditahan ini. Jika kita melihat video yang beredar saat pembakaran mobil dan penyerangan kantor Nasdem, mahasiswa saat itu sudah mundur ke kampus UNM. Jadi status tersangka tersebut apakah sudah disertakan dengan bukti yang kuat?” cetus Indah.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: